 |
| D
I L A R A N G Memperbanyak,
Meng-copy dan Me-republish isi website resep ini
*kecuali untuk kepentingan pribadi*
tanpa seijin
!
Pengkutipan dan pengkopian isi website
ini TIDAK DIIJINKAN
kecuali ADA
PERSETUJUAN TERTULIS dari kami.

|
|
 |
PERAWATAN PERALATAN
DAPUR
1. Setelah dipakai untuk memasak, baik wajan ataupun panci teflon
jangan langsung disiram air dingin karena hal ini akan mempengaruhi
bahan. Jika terlalu sering dilakukan, bagian dasar panci ataupun
wajan bisa peyang/miring.
2. Selalu pakai alat masak yang terbuat dari kayu atau plastik apabila
kita memakai wajan teflon.
3. Untuk merawat bagian dasar wajan teflon supaya lebih awet dan
mudah dibersihkan, sebelum digunakan, olesi terlebih dahulu dengan
krim pembersih tipis-tipis saja.
4. Telenan yang terbuat dari kayu lebih baik daripada dari plastik.
Bakteri yang ada di telenen kayu (yang sedang dipakai) akan mati
apabila telenan tsb kita diamkan selama 3 menit. Sedangkan dengan
telenan plastik (juga yang bekas dipakai), bakteria akan tumbuh
berkembang biak terlebih bila telenan kita diamkan semalaman.
5. Apabila panci atau wajan kita yang terbuat dari aluminium
ada keraknya (makanan melekat saat dimasak gosong), untuk menghilangkan
kerak tsb, bisa dicoba cara berikut:
- Belah bawang bombay jadi 2 bagian, masukkan ke dalam panci/wajan.
- Lalu beri air seckupnya sampai bawang terendam lalu didihkan.
Kerak akan terangkat dengan sendirinya.
6. Cara menghilangkan lemak/minyak pada wajan dan panci dengan mudah?
Rendam wajan dan panci dalam air panas yang sudah diberi beberapa
sendok makan baking soda.
7. Menyimpan wajan dan panci teflon ada seninya sendiri supaya lapisan
teflonnya tidak mudah terkelupas.
Yaitu, beri lapisan serbet kertas (kitchen towel) di antra wajan-wajan
tsb.
Jika tidak ada serbet kertas, bisa dipakai bubble wrap atau kertas
koran.
|
 |